Kabartv_Makassar–Dewan Pengurus Daerah Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (DPD KCBI) Sulawesi Selatan bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) KCBI Makassar, Cetiya Zhen An Kong Makassar, serta didukung Dewan Pengurus Daerah Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPD WALUBI) Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak kebakaran besar di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Jumat (31/7).
Bantuan yang disalurkan berupa 100 paket beras, masing-masing seberat 5 kilogram, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.
Aksi kemanusiaan ini merupakan respons atas musibah kebakaran yang mengakibatkan banyak warga kehilangan tempat tinggal serta membutuhkan bantuan kebutuhan pokok. Penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit. Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi organisasi Buddhis di Sulawesi Selatan dalam menjalankan misi kemanusiaan tanpa membedakan latar belakang penerima manfaat.
Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) merupakan organisasi kemasyarakatan Buddhis yang aktif dalam bidang sosial, pendidikan, dan kemanusiaan sebagai implementasi nilai-nilai Dhamma di tengah kehidupan bermasyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosial, KCBI berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat nyata serta memperkuat semangat kepedulian dan persaudaraan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD KCBI Sulawesi Selatan yang juga Ketua Cetiya Zhen An Kong Makassar, Erdy Wijaya, S.H., M.M., CTA., menegaskan bahwa kegiatan sosial merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai cinta kasih (mettā) harus diwujudkan melalui tindakan yang memberikan manfaat langsung bagi sesama.
“Musibah dapat menimpa siapa saja. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab moral kita untuk hadir, saling menguatkan, dan membantu mereka yang sedang mengalami kesulitan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban sekaligus memberikan semangat untuk bangkit kembali,” ujar Erdy Wijaya.
Sementara itu, Ketua DPC KCBI Makassar, Caroline Couri, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan tersebut terlaksana berkat semangat gotong royong para pengurus, relawan, serta para donatur yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Bantuan yang kami salurkan mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang dialami para korban. Namun kami percaya, setiap bentuk kepedulian yang diberikan dengan tulus akan menghadirkan harapan dan menjadi kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali,” kata Caroline Couri.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua DPD WALUBI Sulawesi Selatan, Henry Sumitomo. Ia mengapresiasi sinergi yang terjalin antara DPD KCBI Sul-Sel ,DPC KCBI Makassar dan Cetiya Zhen An Kong Makassar merespons musibah kemanusiaan. Menurutnya, kolaborasi lintas organisasi Buddhis merupakan cerminan nilai persaudaraan dan kepedulian sosial yang perlu terus dipelihara.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan mampu menyatukan berbagai elemen untuk bersama-sama membantu masyarakat. Semoga semangat kepedulian ini terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi kepada sesama dan DPD Walubi Sul-Sel Senantiasa memberikan support ,” ujar Henry Sumitomo.
Melalui kegiatan ini, DPD KCBI Sulawesi Selatan, DPC KCBI Makassar bersama Cetiya Zhen An Kong Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai implementasi nilai-nilai Dhamma yang membawa manfaat bagi kehidupan bersama.
Mengusung semangat “Ulurkan Tangan, Ringankan Beban, Bersama Menebar Kasih dan Harapan,” aksi ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kepedulian, solidaritas, dan gotong royong merupakan kekuatan yang mampu membantu masyarakat bangkit dari setiap musibah.








