Kabartv_Makassar–Iklim perbankan di Sulawesi Selatan terus membaik dari data yang di rilis Otoritas Jasa keuangan Sulawesi Selatan Dan Barat, kinerja perbankan di Sulawesi Selatan menunjukkan pertumbuhan positif. Pada posisi bulan Juni 2026 Total Aset, DPK Dan Kredit tumbuh di atas 5 %.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin dalam Media Breafing yang berlangsung di Half Learning Center lt.2 KOMS Jalan Sultan Hasanuddin No.3-5 Makassar, Senin, 3 Agustus 2026 menjelaskan, ada 3 indikator yang menunjukkan perkembangan perbankan sulsel yakni Total aset, Dana Pihak Ketiga (DPK), dan terakhir kredit perbankan di sulsel ketiganya terpantau tumbuh positif.
“Untuk perkembangan perbankan sulsel ini dapat saya sampaikan, Total Aset, DPK dan Kredit perbankan kita itu tumbuh positif, masing-masing tumbuh 5,99 persen untuk total aset, 5,71 persen untuk DPK, dan kredit tumbuh 5,27 persen secara year on year (yoy)” Kata Moch Muchlasin.
Indikator lainnya yang turut menunjukkan perkembangan perbankan Sulawesi Selatan berada pada kondisi aman adalah, kinerja intermediasi relatif cukup tinggi dengan LDR (Loan to Deposit Ratio) sebesar 117,71 persen. Namun tetap didukung kualitas kredit atau NPL (Non Performing Loan) di level yang terkendali yaitu 3,70 persen
“Jadi kami jelaskan juga saat ini temanteman media data unntuk aset per Juni 2026 mencapai Rp214,32 triliun tumbuh 5,99 persen dari Juni 2025 sebesar Rp200,37 triliun. Begitu pula DPK dari Rp141,69 triliun di Juni 2025 tumbuh 5,71 persen menjadi Rp149,77 triliun di Juni 2026. Untuk kredit juga tumbuh 5,27 persen dari Rp167,47 triliun di Juni 2025.menjadi Rp176,30 triliun di Juni 2026,” jelas Moch Muchlasin












