Kabartv_Jeneponto-Dunia pendidikan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, kembali tercoreng usai seorang guru perempuan di UPT SDN 14 Tamalatea diduga menjadi korban penganiayaan oleh salah satu orang tua siswa di lingkungan sekolah.
Berdasarkan informasi dari salah seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, insiden penganiayaan tersebut dipicu dari perselisihan di dalam kelas dua hari sebelum kejadian.
“Itu kronologinya dua hari yang lalu, anak dari orang tua siswa ini pato-toai(kurang sopan) saat Guru Nursiah sedang menjelaskan materi pelajaran,” ungkap narasumber tersebut, Rabu (12/8).
Merespons perilaku murid tersebut, Hj. Nursiah (guru) sempat memberikan tindakan disiplin secara tegas kepada siswa bersangkutan.
Tak terima anaknya ditindak oleh sang guru, orang tua siswa kemudian mendatangi sekolah bersama 2 orang kerabatnya, Begitu bertemu dengan korban di dalam wilayah sekolah, pelaku langsung melakukan aksi penganiayaan secara fisik.
“Langsung dijambak di dalam wilayah sekolah,” tambah sumber tersebut.
Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SDN 14 Tamalatea, Saenab, yang dikonfirmasi terpisah melalui pesan WhatsApp hingga saat ini belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi resmi terkait insiden penganiayaan yang terjadi di lingkungan sekolah yang dipimpinnya.
Kini, insiden dugaan penganiayaan guru oleh orang tua siswa ini pun berbuntut panjang. Pasalnya, korban telah melaporkan orang tua siswa tersebut ke Polisi.
Laporan ini pun dibenarkan, oleh Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman saat dikonfirmasi pada Rabu (12/8).
“Sementara diterima laporannya,” singkatnya.












