PeKabartv-Makassar_Penanganan bencana kekeringan di Kota Makassar terus diperluas. Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meningkatkan operasi distribusi air bersih menyusul bertambahnya titik kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah.
Data terbaru BPBD Makassar menunjukkan, titik distribusi air bersih kini mencapai 246 titik, meningkat dari 173 titik berdasarkan asesmen awal.
Perluasan operasi juga membuat jangkauan pelayanan bertambah dari sebelumnya enam menjadi delapan kecamatan dan 47 kelurahan, dari sebelumnya 27 kelurahan.
Jumlah masyarakat yang terdampak turut meningkat. Dari sebelumnya 13.929 kepala keluarga atau 47.252 jiwa, kini tercatat 20,409 KK atau 70,684 jiwa masuk dalam cakupan penanganan kekeringan.
Untuk mendukung distribusi, BPBD Makassar mengerahkan 25 kendaraan operasional, terdiri atas empat mobil Damkar, empat mobil tangki, tiga mobil pick up, dan 14 mobil dump truck.
Hingga saat ini, armada tersebut telah melakukan 473 rit atau trip perjalanan, dengan total air bersih yang disalurkan mencapai 2.026,900 liter atau lebih dari 2.000 meter kubik.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr.H.M.Fadli Tahar, mengatakan peningkatan jumlah titik distribusi menunjukkan bahwa penanganan kekeringan harus dilakukan secara dinamis sesuai kondisi masyarakat di lapangan.
“Ketika kebutuhan di lapangan bertambah, maka respons pemerintah juga harus ikut bergerak,” kata Fadli.
Menurutnya, distribusi air bersih bukan sekadar kegiatan logistik, tetapi merupakan upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi rumah tangga, anak-anak dan kelompok rentan.
Fadli menegaskan BPBD akan terus mengevaluasi titik-titik distribusi dan menyesuaikan pengerahan armada berdasarkan perkembangan kebutuhan masyarakat.
“Krisis bisa bergerak. Karena itu respons juga tidak boleh statis. Data hari ini harus menjadi dasar untuk menentukan tindakan berikutnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kondisi kekeringan, termasuk pemerintah, perangkat wilayah, dunia usaha, lembaga kemanusiaan, relawan dan masyarakat.
Bagi Pemerintah Kota Makassar, keberhasilan penanganan kekeringan tidak hanya diukur dari jumlah air yang telah disalurkan, tetapi juga dari seberapa luas masyarakat yang dapat dibantu dan seberapa cepat pemerintah hadir ketika warga membutuhkan.
Data terkini penanganan kekeringan Makassar:
- Titik distribusi: 246 titik
- Kecamatan: 8 kecamatan
- Kelurahan: 47 kelurahan
- Keluarga terdampak: 20.409 KK
- Penduduk terdampak: 70.684 jiwa
- Kendaraan operasional: 25 unit
- Rit/trip: 473
- Air bersih terdistribusi: 2.026.900 liter












