Ngopi Santai, Cara Adi Akbar Serap Aspirasi Kaum Muda Makassar

Kabartv_Makassar–Ngopi biasa jadi ajang sharing dan curhat tentang skripsian, tugas sekolah atau pacar  ruang yang lebih santai dan tanpa batas formal membuat kita jadi lebih senang curhat sambil ngopi santai. Ngopi juga jadi cara untuk menjaring aspirasi warga utamanya kaum muda di kota Makassar.

Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS Adi Akbar pilih ngopi santai bersama anak-anak muda, salah satunya di Cafe B-One Jalan Dg Tata Raya Kecamatan Tamalate Makassar. Ngopi di pilih agar tidak ada keraguan di hari para pemikir untuk sampaikan uneg-unegnya tentang Kota Makassar.

Di sesi kebijakan publik Adi Akbar ngobrol santai bersama Aktivis dan Akademisi serta puluhan anak muda Makassar, obrolan bertema Peran Pemerintah Dalam Memutus Rantai Kemiskinan dan Ketimpangan Pendidikan. Adi Akbar membuka ruang seluas-luasnya untuk anak muda menyampaikan keresahan serta menyerap aspirasi yang selanjutnya di sampaikan ke Pemerintah Kota Makassar.

Adi Akbar setelah diskusi di Cafe B-One Makassar
Adi Akbar setelah diskusi di Cafe B-One Makassar

“Kita buka ruang diskusi lebih santai sambil ngopi agar mereka bisa menyuarakan apa yang perlu di benahi di bawa, diskusi ini jadi  wadah buat teman-teman aktivis juga menyampaikan aspirasi dan menurut saya ini lebih tepat tidak harus ke kantor DPRD” kata Adi Akbar setelah diskusi di Cafe B-One Makassar Senin (24/08/2026). 

Ngopi santai di gelar di malam hari agar memudahkan peserta diskusi, Adi Akbar membuka ruang untuk aktivis, tokoh masyarakat dan akademisi untuk membantu memberikan informasi tentang kebutuhan masyarakat dan kinerja pemerintah. Ini juga akan di bawah ke ruang rapat DPRD agar di dengar oleh pemerintah. Contoh kasus yang di temui adalah masih ada anak yang tidak sekolah dan kini di bina oleh aktivis.

“Kami tadi dapat informasi masih ada anak-anak jalanan yang tidak sekolah ini sangat di sayangkan, mereka ada 40 orang dan itu sejauh ini di Bina oleh teman-teman aktivis” Ujar Adi Akbar.

Kepada Kabartv.is Adi Akbar berjanji akan menindaklanjuti informasi ini, ia juga akan mengunjungi rumah singgah para relawan dan aktivis pendidikan anak jalanan serta memberikan informasi ke dinas pendidikan dan dinas sosial, agar anak-anak jalanan yang di bina bisa mendapatkab hak mereka.

“Inilah tujuan kita ngopi sambil diskusi santai, ternyata ada anak yang putus sekolah tadi di sampaikan sama teman aktivis ada 40 orang mereka bina,tentu ini jadi informasi penting dan akan segera kami tindak lanjuti ke dinas terkait” pungkas Adi Akbar.

Ruang diskusi publik ini di harapkan menarik minat para aktivis dan tokoh masyarakat, dan menggunakan ruang diskusi menyampaikan aspirasi, kritikan dan saran untuk pemerintah dan DPRD secara lebih santai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *